Pakan Aditif untuk Domba: Meningkatkan Produktivitas dan Kesehatan Ternak

Pakan Aditif untuk Domba: Meningkatkan Produktivitas dan Kesehatan Ternak

    Bahan tambahan pakan adalah senyawa atau bahan yang ditambahkan pada pakan ternak untuk meningkatkan kinerja produksi, kesehatan, dan mutu produk hewan. Dalam dunia peternakan domba, penggunaan feed additive merupakan hal yang lumrah untuk meningkatkan efisiensi produksi.

    Ada berbagai jenis bahan tambahan pakan yang biasa digunakan untuk domba, mekanisme kerjanya, dan manfaat terkait. Bahan tambahan pakan dapat meningkatkan performa ternak dengan berbagai cara, antara lain: 
  1. Meningkatkan daya cerna pakan: Beberapa bahan aditif dapat meningkatkan aktivitas enzim pencernaan sehingga nutrisi dalam pakan lebih mudah diserap  tubuh domba.
  2.  Meningkatkan kesehatan  pencernaan: Aditif probiotik dan prebiotik dapat meningkatkan keseimbangan flora usus dan dengan demikian meningkatkan ketahanan terhadap penyakit pada domba.
  3.  Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Nutrisi: zat aditif memungkinkan tubuh domba menyerap dan memanfaatkan nutrisi dengan lebih efisien, sehingga memungkinkan peningkatan pertumbuhan dan produksi.
  4.  Meningkatkan kualitas produk: Beberapa bahan tambahan dapat meningkatkan kualitas daging, susu, dan bulu domba.
 Jenis - jenis pakan aditif untuk domba:
  • Probiotik: Mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan bagi inangnya. Probiotik  membantu menjaga keseimbangan flora usus, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan kemampuan pencernaan Anda.
  •  Prebiotik: komponen makanan yang tidak  dicerna oleh enzim tubuh tetapi berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakteri menguntungkan di usus. Prebiotik mendorong pertumbuhan bakteri probiotik.
  •  Enzim: protein yang berfungsi sebagai katalis dalam reaksi biokimia. Enzim  membantu memecah senyawa kompleks dalam makanan menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga lebih mudah dicerna.
  •  Antioksidan: senyawa yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan sel akibat radikal bebas. Antioksidan dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres oksidatif dan meningkatkan kualitas pangan hewani.
  •  Vitamin dan Mineral: Nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi fisiologis. Menambahkan vitamin dan mineral ke dalam pakan dapat mencegah kekurangan nutrisi dan meningkatkan kinerja produksi.
  •  Growth Promoters: senyawa yang dapat mendorong pertumbuhan ternak. Pemacu pertumbuhan sering kali mengandung antibiotik, namun potensi resistensi antibiotik telah membatasi penggunaannya  di beberapa negara.
Manfaat penggunaan pakan aditif untuk domba:
  • Manfaat penggunaan bahan tambahan pakan Peningkatan pertumbuhan : Bahan tambahan pakan dapat mempercepat laju pertumbuhan domba.
  •  Peningkatan efisiensi pakan: Bahan tambahan pakan meningkatkan pemanfaatan nutrisi dalam pakan, sehingga mengurangi biaya produksi.
  •  Meningkatkan kualitas produk: Bahan tambahan pakan dapat meningkatkan kualitas daging, susu, dan wol.
  •  Peningkatan kesehatan: Bahan tambahan pakan dapat meningkatkan ketahanan domba terhadap penyakit.
 Pertimbangan dalam menggunakan bahan tambahan pakan: 
  • Jenis domba: Jenis domba yang berbeda mempunyai kebutuhan nutrisi yang berbeda pula.
  • Tahapan produksi: Kebutuhan nutrisi domba berbeda-beda pada setiap tahap produksi (menyusui, penggemukan, kebuntingan).
  • Kualitas pakan dasar: Kualitas pakan dasar  mempengaruhi jenis dan dosis bahan tambahan pakan  yang diperlukan.
     Perlu diketahui bahan pakan aditif tidak bisa sembarangan diberikan pada ternak, ada komposisi atau kebutuhan ternak dalam mencukupi nutrisi. Dengan memberikan pakan aditif seperti vitamin dan mineral harus sesuai kebutuhan ternak tersebut, apabila berlebih dapatmenyebabkan gangguan kesehatan dan nutrisi terbuang sia-sia sehingga menyebabkan pembengkakan biaya operasional.
    Ada  beberapa sumber mengatakan bahwa pakan aditif atau pakan tambahan sebagai pakan aditif dapat didapatkan melalui berbagai macam bahan, contohnya adalah serbuk teh hijau dan FLJB. Pemberian pakan aditif juga tidak diperlukan apabila kebutuhan nutrisi ternak tercukupi.

Sumber: Utama, A. P., Mayasari, N., Yuniarti, E., dan Ramdani, D. (2024). Pengaruh Serbuk Teh Hijau Sebagai Pakan Aditif terhadap Performa Domba Betina yang Diinfeksi Strongyles. Jurnal Agripet, 24(1): 95-105.
Nashshar, A. R. (2022). Performa Ternalk Domba Lokal yang Diberi Pakan Silase Pakan Komplit dengan Aditif FJLB yang Berbeda.

undip.ac.id 
fpp.undip.ac.id

Komentar